Nationality: Indonesian
Known for: Art Management
Rio Fernandez Tamba Lahir dan besar di Pulau Samosir, berdomisili saat ini di Laguboti bersama Sarah Rosdiana Tambunan. Pendidikan Musik Universitas Negeri Medan dan Magister Tata Kelola Seni di Institut Seni Indonesia Yogya.
Bersama Kawan Pustaha ia belajar pengetahuan aksara Batak yang pernah dipelajari di SD-SMA, dan setelah empat bulan (2023), lancar beraksara Batak. Bersama Kawan Pustaha, mentransliterasi dan metranslasi pustaha koleksi Museum Aan de Stroom (Antwerpen), SOAS (London) dan Ubersee Museum (Bremen).
Pada Juli-Agustus 2024, ia tergabung dalam Tim Tuah Mangiring melakukan perjalanan belajar dan mencari informasi artefak Batak di Sumatera Utara. Saat ini ada beberapa karya fotografi sederhana, trilogi Buku Fotografis Desa LSST (Lumban Suhi Suhi Toruan) yaitu Saurnauli, Pardamean, dan Parsaoran. Sekarang ia mengajar di Program Studi Pengelolaan dan Konvensi Acara di Politeknik WBI, Medan.
Mengajar di Program Studi Pengelolaan Konvensi dan Acara - Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia
Aktif di Kawan Pustaha dan Menikahi Sarah Rosdiana Tambunan